Implementasi Komunikasi Krisis pada Penanganan Bencana Pasca Ledakan PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai
Kata Kunci:
Komunikasi Krisis, Penanganan Bencana, Reputasi PerusahaanAbstrak
PT Kilang Pertamina Internasional (PT. KPI) Unit Dumai menjadi sorotan media dalam negeri atas pemberitaan ledakan pada tanggal 1 april 2023. Penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi komunikasi krisis oleh divisi Communication Relation dalam menangani bencana pasca ledakan PT. KPI Unit Dumai dengan menggunakan The situational crisis communication theory (SCCT). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi krisis oleh divisi Communication Relation PT. KPI Unit Dumai mencakup tiga fokus utama yaitu aspek situasi krisis, Strategi respons krisis serta Upaya melindungi publik dan stakeholder dari kerugian dan kerusakan pasca ledakan. Respons dilakukan melalui penyampaian informasi langsung dan penggunaan media sosial untuk menangkal berita negatif. Aspek situasi krisis mencakup penanganan masalah di lokasi kejadian dan penyampaian informasi secara cepat. Pada Upaya perlindungan dilakukan dengan meninjau masyarakat terdampak serta kedepannya merencanakan pelatihan Mayor Emergency Drill (MED) internal dan sosialisasi eksternal.
PT Kilang Pertamina Internasional (PT. KPI) Dumai unit attracted national media attention for the news of the explosion on April 1, 2023. This study explores the implementation of crisis communication by the Communication Relation division in response to the post-explosion disaster at PT. KPI Dumai unit, using the Situational Crisis Communication Theory (SCCT). The research employed a descriptive qualitative method using techniques such as observation, interviews, and documentation. This study found that crisis communication by the Communication Relation division of PT. KPI Dumai unit cover three main ares, namely the crisis situation, crisis response strategy, and efforts to protect the public and stakeholders from post-explosion losses and damages. The crisis response are made through direct information dissemination and the use of social media to counter negative news. Crisis situation management involved handling problems at the incident site and delivering timely information. Protective efforts included assessing the condition of affected communities and and in the future planning internal Major Emergency Drill (MED) training and external outreach
Referensi
CNN Indonesia. 2023. “Polisi Sebut Ledakan Kilang Minyak Dumai Akibat Kesalahan Teknis Pompa.” Retrieved (https://www.cnnindonesia.com/nasional/20230403111519-12-932771/polisisebut-ledakan-kilang-minyak-dumai-akibat-kesalahan-teknis-pompa ).
Hermawan, Sigit, and Amirullah. 2021. Metode Penelitian Bisnis : Metodologi Penelitian Bisnis; Pendekatan Kuantitatif Dan Kualitatif. Malang: MNC Publishing.
Jamil, M. Shohibul, Yudho Purnomo, and Siti Malikhatun. 2022. “Penerapan Identifikasi Bahaya Penilaian Dan Pengendalian Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Perkantoran (Studi Kasus Pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak Dan Gas Bumi (Ppsdm Migas) Cepu Berdasarkan Iso 45001:2018 Di Era New Normal).” E-Logis: Jurnal Ekonomi Logistik 4(1):1–15.
Jaya, I. Made Laut Mertha. 2020. Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif: Teori, Penerapan, Dan Riset Nyata. Yogyakarta: Anak Hebat Indonesia.
Muliawati, Firda Dwi. 2023. “Bos Pertamina Buka-Bukaan Kronologi Meledaknya Kilang Dumai.” CNBC Indonesia. Retrieved (https://www.cnbcindonesia.com/news/20230404135114-4-427224/bos-pertamina-buka-bukaan-kronologi-meledaknya-kilang-dumai).
Pertamina. 2023. “Refinery Unit II Dumai.” Retrieved (https://pertamina.com/id/refinery-unitii-dumai ).
Prihatini, Diah. 2021. “Pembentukan Reputasi Organisasi Melalui Total Corporate Communication.” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia 6(9):4373–81. doi: https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i9.4088.
Putri, Liza Diniarizky. 2017. “Krisis, Ancaman Atau Peluang ?!” Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi 3(1). doi: https://doi.org/10.30656/lontar.v3i1.351.
Saputra, Rizky. 2020. “Penerapan Situational Communication Crisis Theory Bagi Organisasi Dakwah Dalam Menghadapi Situasi Krisis.” Jurnal Simbolika: Research and Learning in Communication Study 6(2):190–201. doi: 10.31289/simbollika.v6i2.4172.
Suartana, I. Putu, Diah Hariyami, and Rudi Nengah. 2024. “Analisa Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Terhadap Kecelakaan Kerja Pada Pertambangan Minyak Dan Gas Bumi (Studi Kasus : PT. Pertamina Ep Cepu Donggi Matindok Field).” SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik 3(2):38–54. doi: 10.55114/siparstika.v3i2.693.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. Wiratna. 2023. Metodologi Penelitian : Lengkap, Praktis Dan Mudah Dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Syam, Hamdani M., Azman, and Deni Yanuar. 2022. Komunikasi Krisis : Strategi Menjaga Reputasi Bagi Organisasi Pemerintah. Aceh:
Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian.
Widyastuti, Tri Utami, Puja Astuti, Radiatul Adawiyah, Famira Oktaoufy, M. Fikri Haikal, and Muhammad Rahmatul Burhan. 2024. “Ditengah Krisis: Manajemen Komunikasi Public Relation Menangani Situasi Darurat.” Jurnal Bisnis Dan Manajemen West Science 3(04):503–10. doi: 10.58812/jbmws.v3i04.1719.
Yulianti, Wulan, and Rino Febrianno Boer. 2020. “Manajemen Krisis Public Relations Dalam Menangani Penolakan Imunisasi Measles Rubella.” PRofesi Humas Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat 4(2):290. doi: 10.24198/prh.v4i2.23700.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ilmu Komunikasi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya dalam jurnal ini.
- Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan mengizinkan penulis untuk mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini .
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.