Pengaruh Terpaan Konten Marriage Is Scary Di Media Sosial Terhadap Persepsi Negatif Nikah Muda
Abstrak
Konten Marriage Is Scary membentuk persepsi negatif nikah muda dengan menggambarkan pernikahan sebagai beban emosional dan sosial. Penelitian mengetahui bertujuan pengaruh terpaan konten Marriage Is Scary di media sosial terhadap persepsi negatif nikah muda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan survei kuesioner melalui Google Forms . Sampel ditentukan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria pengguna aktif media sosial, berusia 17–25 tahun, dan pernah melihat konten tersebut. Jumlah sampel 400 responden ditentukan menggunakan rumus slovin. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana menggunakan SPSS, melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas. Hasil menunjukkan bahwa konten Marriage Is Scary berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi negatif nikah muda dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, koefisien regresi 0,391, dan korelasi 0,761 yang kuat. Nilai koefisien determinasi menunjukkan 57,9% persepsi negatif nikah muda dipengaruhi oleh konten tersebut, sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan peran media sosial penting dalam membentuk persepsi generasi muda terhadap pernikahan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya dalam jurnal ini.
- Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan mengizinkan penulis untuk mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini .
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.