PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM PADA AKUN @SENDI_DPP SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DIGITAL PERTANIAN CERDAS
Abstrak
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi digital pertanian cerdas berbasis AI melalui studi kasus akun @sendi_dpp. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian menganalisis strategi komunikasi, karakteristik konten, dan respons audiens melalui wawancara mendalam dengan pengelola akun dan beberapa followers aktif, serta observasi digital terhadap konten yang dipublikasikan. Temuan menunjukkan bahwa Instagram efektif dalam mengedukasi masyarakat tentang pertanian cerdas melalui format reels berdurasi pendek, simplifikasi informasi teknis dengan bahasa conversational, visualisasi demonstratif, dan interaksi dua arah yang responsif. Penelitian mengidentifikasi transformasi persepsi signifikan pada audiens, khususnya generasi muda, dari memandang pertanian sebagai sektor tradisional menjadi modern dan prospektif. Konten berhasil meningkatkan literasi digital pertanian, mendorong sharing behavior organik, dan memotivasi active knowledge seeking. Instagram terbukti menyediakan ekosistem kondusif untuk komunikasi visual edukatif dengan reach, engagement, dan impact yang signifikan dalam mengubah stigma negatif tentang pertanian serta menarik minat generasi muda terhadap inovasi agritech di Indonesia.
Kata Kunci: Artificial intelligence, Generasi Muda, Instagram, Komunikasi Digital, Pertanian Cerdas.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya dalam jurnal ini.
- Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan mengizinkan penulis untuk mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini .
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.