Monetisasi Dan Rasionalisasi Konsumsi Pada Wacana Lipstick Effect Dalam Promosi Merek The Originote
Abstrak
Penelitian ini mengkaji strategi promosi merek The Originote merepresentasikan monetisasi dan rasionalisasi emosi konsumen melalui fenomena Lipstick Effect. Fenomena ini menggambarkan kecenderungan konsumen membeli produk meski dalam kondisi ekonomi terbatas. Pendekatan yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis Fairclough dengan tiga tahapan analisis, teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data diperoleh dari konten promosi akun TikTok @theoriginote dari Januari hingga Oktober 2025 dan dipilih secara purposive untuk menangkap pola wacana yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan pada dimensi teks, narasi keterjangkauan harga, kedekatan sosial, dan humor digunakan untuk membingkai konsumsi sebagai bentuk perawatan diri yang logis dan emosional. Pada praktik diskursif, konten disesuaikan dengan momen-momen spesifik yang menunjukkan kepekaan terhadap kondisi emosional dan ritme kehidupan konsumen. Dalam praktik sosial, kapitalisme afektif bekerja dengan membingkai konsumsi sebagai bentuk tanggung jawab personal, sekaligus mereproduksi beban gender dalam tekanan untuk tampil menarik. Wacana promosi membentuk pola pikir konsumen melalui bahasa yang menggabungkan fungsi ekonomi, simbolik, dan afefktif yang sejalan dengan logika Lipstick Effect.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya dalam jurnal ini.
- Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan mengizinkan penulis untuk mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini .
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.