MODEL KAMPANYE KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN OBAT BATUK DAN PEMBALUT WANITA DI DESA BARU, BELITUNG TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.35967/jkms.v8i1.7360Kata Kunci:
campaign, health communication, prevention, cough medicine, sanitary napkinAbstrak
Health campaigns on the treatment of cough and sanitary drugs are carried out as a preventive effort among young people in Desa Baru of East Belitung district. From 2015 until the end of 2017 the young people use a cough medicine Komix brand and sanitary pads to hallucinate and lose of consciousness. The purpose of this research to see how the health campaign model conducted by the health team KKN Merajut Nusantara 2018 from the start of planning, target selection, and media delivery of messages used in communicating the dangers of addictive drugs and substance abuse in Desa Baru, East Belitung District. The study used a qualitative approach with a type of descriptive research. The subject of his research is the KKN Health Team knitting Nusantara 2018 in East Belitung. Health communication planning conducted through the level of the material presented, the objectives, how to convey it to the evaluation stage to junior high school students in Desa Baru. Health campaign models of cough and sanitary drug abuse follow a model of communication advocacy from Jhon Hopkins University. The results showed that the implementation of the campaign model aimed at social change and student behavior in the new village of Belitung Timur involved all the government devices from the district level to the neighbors and families and carried out continuously.Referensi
Bohang, FK. Berapa Jumlah Pengguna Internet di Indonesia?. Kompas.com. 22 Februari 2018 . diakses pada 22 April 2018.
https://tekno.kompas.com/read/2018/02/22/16453177/berapajumlah-pengguna-internetindonesia
Liliweri, A. (2013). Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Rakmat, J & Ibrahim, I.S. (2016). Metode Penelitian Komunikasi Dilengkapi Contoh Analisis Statistik dan Penafsirannya, Edisi Revisi.
Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Rusmini, S. & Sundari H.S,S. (2004). Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta Salim, A. (2006). Teori & Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana
Sugiyono (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D.
Bandung: Alfabeta
Subekti,P., Hafiar, H., Damayanti, T., & Agung, A. (2014). “ Multi Step Flow Communication Dalam Menekan Angka Pernikahan Usia Dini Pada Masyarakat Urban di Kabupaten Bandung”.Sosiohumaniora, Volume 16 No. 3 November 2014: 263 – 269
Sugiharto, BA. Pengguna Internet di Indonesia Didominasi Anak Muda. Diakses pada 23 Apri. 2018, melalui ccn indonesia,
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20161024161722-185
/pengguna internet-diindonesia-didominasi-anak-muda
Venus, A. (2012). Manajemen Kampanye. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Wahyudin, U. (2016).“Membangun Model Kampanye Komunikasi Kesehatan PHBS di Jawa Barat”. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Volume VI No. 2 / Desember
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya dalam jurnal ini.
- Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan mengizinkan penulis untuk mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini .
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.