Analisis Pemetaan Global Value Chain: Studi Kausus Film “Sonic the Hedgehog3”

Analisis Pemetaan Global Value Chain: Studi Kausus Film “Sonic the Hedgehog3”

Penulis

  • Ellyna Raissa Tarigan upn veteran jawa timur
  • Seto Bayu Aji
  • Joey Michael FlauranceAndia
  • Adiasri Purbantina

Abstrak

Abstrak 

Era Globallisasi mempermudah berbagai negara untuk melakukan kerja sama dan hal ini dimanfaatkan oleh negara negara untuk melakukan bisnis, termasuk para pelaku Industri Film. Keterlibatan lintas batas geografis negara dalam produksi film dapat menambahkan nilai serta ketertarikan yang bertujuan untuk mencuri perhatian global dalam pemasaran film. Sonic the Hedgehog 3 merupakan film yang digemari berbagai kalangan. Film Sonic the Hedgehog 3 termasuk dalam genre fiksi ilmiah yang disutradai oleh Jeff Fowler. Film Sonic melibatkan banyak aktor dan crew dari berbagai lintas negara dari pra produksi, syuting, pasca-produksi hingga promosi. Penelitian ini menganalisis rantai nilai dari Sonic the Hedgehog 3 menggunakan konsep milik De Voldere. Konsep ini digunakan untuk melakukan pemetaan tahap rantai nilai dalam Global Creative Value Chain yang dibagi menjadi dua fungsi utama: Core function dan Support function. Penulis menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menganalisis Film Sonic the Hedgehog 3. Penulisan ini akan menggunakan data laporan industri dan sumber daring terkait proses produksi Sonic the Hedgehog 3. Selain itu tahap kreasi dan pasca produksi melalui penguasaan CGI dengan aktor menjadi nilai tambah terbesar pada Film Sonic. Film Sonic juga berhasil menjadi salah satu film terlaris ke 10 di tahun 2024 dan film terlaris dalam waralaba Box Office.

Diterbitkan

2026-04-03
Loading...